Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Mapel Bahasa Indonesia Kelas 7 A – C UPTD SMP N 4 Banjar

Toko Buku Online Belbuk.com

Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Mapel Bahasa Indonesia Kelas 7 A – C UPTD SMP N 4 Banjar

Prito Windiarto, S.Pd.

Pandemi Covid-19 yang bermula dari Wuhan, China, pada gilirannya menyebar ke seluruh dunia. Covid-19 mulai merebak di Indonesia sekitar akhir Februari. Guna menghambat penyebaran virus tersebut, pemerintah memberlakukan kebiajakan karantina wilayah (lockdown). Kebijakan yang kemudian dikenal sebagai PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) ini diberlakukan di banyak tempat.

Salah satu isi kebijakan tersebut adalah mengalihkan kegiatan pembelajaran tatap muka di sekolah menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ). Hal ini dilakukan mengantisipasi penyebaran virus di lingkungan sekolah. Jenis PJJ bervariasi, menyesuaikan dengan situasi dan kondisi. Ada yang mengunakan modul, ada yang menggunakan metode guling (guru keliling), ada pula yang memanfaatkan moda dalam jariangan (daring).

PJJ moda daring juga memiliki variasi dalam teknis pelaksanaan. Ada yang memanfaatkan Google Kelas, Zoom, Webex, Edmodo, WhatsApp, dll. Pemilihan moda menyesuaikan dengan fasilitas yang tersedia, kesiapan peserta didik, situasi dan kondisi, dll.

Adapun PJJ yang dilakukan di UPTD SMPN 4 Banjar memanfaatkan moda utama Google Kelas. Moda itu juga didukung dengan moda penunjang seperti WhatsApp, Youtube, Zoom, Google Meet, dll.

Pemilihan moda daring Google Kelas berdasarkan beberapa pertimbangan. Beberapa di antaranya sebagai berikut: 1. Pengoperasiannya simple dan tidak rumit, 2. Hemat, 3. Fungsional (banyak fitur yang menunjang pembelajaran.)

Skenario pembelajaran mapel bahasa Indonesia kelas 7 A – C pada masa PJJ ini kurang lebih sebagai berikut.

Guru mengingatkan peserta didik via grup WA untuk mengikuti kegiatan pembelajaran di Google Kelas. Guru mulai masuk Google Kelas. Guru mengajukan pertanyaan untuk mengecek kehadiran (daftar hadir).

Banner Iklan Sariksa

Setelah itu guru menyampaikan materi pembelajaran di Google Kelas. Materi itu bisa disampaikan langsung uraiannya di Google Kelas, bisa disampaikan tautan (link) menuju blog, salindia, Youtube, dll. Setelah itu diadakan evaluasi pembelejaran. Bisa memanfaatkan penggunaan Google Formulir.

Selain menggunakan Google Kelas, terkadang guru juga memanfaatkan moda lainnya seperti Google Meet dan Zoom. Pembelajaran menggunakan moda Zoom adalah salah satu upaya pembelajaran berupa sinkronisasi (syncronus)

Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dengan memanfaatkan moda daring nyatanya memiliki beberapa kendala. Beberapa kendala sebagai berikut:

Pertama, tidak semua anak memiliki gawai. Ada yang menggunakan gawai orang tuanya atau kakaknya. Namun, ada juga yang tidak memiliki sama sekali. Kedua, keterbatasan kuota. Hal ini terutama menjadi alasan sehingga hanya sedikit peserta didik yang melakukan kegiatan pembelajaran daring via Zoom. Selain itu ada juga yang mengelhkan kendala jaringan.

Upaya untuk mengatasi kendala tersebut antara lain sebagai berikut. Bagi yang tidak memiliki gawai, pihak sekolah menyarankan agar ia bisa bergabung dengan tetangganya sesame siswa, sehingga bisa mengakeses Google Kelas bersama. Kendala kuota sebenarnya sudah mulai teratasi dengan adanya bantuan kuota dari pemerintah.

Demikian sekilas kami uraikan pembelajaran jarak jauh mapel Bahasa Indonesia kelas VII A – C UPTD SMPN 4 Banjar. Berbagai kendala dihadapi. Harapannya semoga kendala itu bisa teratasai sehingga pembelajaran dapat berjalan dengan lancar.

Lebih dari itu tentu saja kita berharap agar pandemic Covid-19 ini segera berakhir. Semoga aktivitas dapat berjalan dengan normal, termasuk dalam pembelajaran. Semoga.

Wallahu a’lam bishowab.

***

Prito Windiarto. Guru UPTD SMPN 4 Banjar. Pengajar di Ganesha Operation Banjar. Penulis buku “Membuka Pintu Harapan” dan “Mari Berpantun”.

Tinggalkan komentar