Pemanfaatan Media Pembelajaran di Masa Pandemi

Toko Buku Online Belbuk.com

Pemanfaatan Media Pembelajaran di Masa Pandemi

Rambu Sylvia Soraya Samapaty*

Pandemi Covid 19 tidak hanya meresahkan Indonesia tetapi juga meresahkan warga dunia. Pandemi COVID-19 adalah peristiwa menyebarnya penyakit koronavirus 2019 di seluruh dunia. Penyakit ini disebabkan oleh koronavirus jenis baru yang diberi nama SARS-CoV-2Wabah COVID-19 pertama kali dideteksi di Kota Wuhan, Provinsi HubeiTiongkok pada tanggal 1 Desember 2019, dan ditetapkan sebagai pandemi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tanggal 11 Maret 2020. Hingga 17 September 2020, lebih dari 29.864.555 orang kasus telah dilaporkan lebih dari 210 negara dan wilayah seluruh dunia, mengakibatkan lebih dari 940.651 orang meninggal dunia dan lebih dari 20.317.519 orang sembuh.

Pandemi Covid ini mengakibatkan dampak yang signifikan dalam kehidupan diakibatkan banyaknya tempat usaha, perkantoran, dan sekolahan-sekolahan yang ditutup. Hal ini menyebabkan peserta didik harus belajar dari rumah dan pendidik pun harus kreatif dalam menyusun perangkat dan media pembelajaran. Media pembelajaran yang dapat dibuat oleh penddik sumbernya bisa dari buku paket, google, dan youtube.

Banner Iklan Sariksa

Media pembelajaran yang kreatif terlihat dari PPT yang dibuat. Power point yang dibuat agar lebih menarik dapat diberi variasi berupa gambar, warna-warni menarik, dan suara. Power point diselingi audio yang menarik dapat merangsang minat belajar peserta didik terutama dalam pembelajaran bahasa.  Selain PPT, media pembelajaran berupa tayangan video yang diambil dari youtube dapat menarik rasa ingin tahu peserta didik, apalagi kalau materinya diambil dari peristiwa-peristiwa aktual yang sedang hangat dibicarakan. Contohnya materi Teks Editorial, isi materinya dapat mengambil tayangan dari youtube tentang pemboikatan produk Prancis dan kembalinya Habib Riziq. Peristiwa-peristiwa aktual ini akan membuat peserta didik antusias dan secara tidak langsung mereka akan aktif dalam memberikan pendapat.

Media pembelajaran ini akan sangat efektif apabila ditunjang peran serta orang tua  dalam memberikan motivasi dan bimbingan selama pembelajaran dalam masa pandemi ini. Dengan  motivasi dan bimbingan tersebut ditunjang media pembelajaran yang tepat, maka prestasi peserta didik akan mencapai hasil maksimal.

***

Nama Rambu Sylvia Soraya Samapaty lahir di Jakarta, 15 Oktober 1980. Jenjang pendidikan yang pernah ditempuh dari TK Pertiwi di Kupang NTT, kemudian SDN Naikoten 1 Kupang NTT, SMP Islam As Syafi’iyah Jakarta, SMA Negeri 3 Bogor, dan melanjutkan di Universitas Pakuan Bogor. Hobi traveling, nonton, mengajar, dan alhamdulillah sudah menikah dengan suami yang mempuyai hobi yang kebetulan sama.

Tinggalkan komentar