Ulangan Harian Bahasa Indonesia Kelas 7 SMP Menyimpulkan Isi Bacaan Setelah Membaca Cepat 200 Kata Per Menit
Oleh : Prito Windiarto
ULANGAN HARIAN
KISI-KISI
| No | Standar Kompetensi | Kompetensi Dasar | Indikator | Nomor Soal |
| 1 | 3. Memahami ragam teks nonsastra dengan berbagai cara membaca | 3.2 Menyimpulkan isi bacaan setelah membaca cepat 200 kata per menit | Menyimpulkan isi bacaan setelah membaca cepat 200 kata per menit | 1 - 10 |
Kartu Soal
KARTU SOAL ULANGAN HARIAN
Jenis Sekolah : SMP Nama Penyusun : Prito Windiarto, S.Pd.
Kelas / Program : VII Tahun Pelajaran : 2015 / 2016
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Bentuk Soal : Uraian
| STANDAR KOMPETENSI LULUSAN | SOAL | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 1. Membaca dan memahami berbagai ragam wacana tulis (artikel, berita, opini/tajuk,tabel, bagan, grafik, peta, denah), berbagai karya sastra berbentuk puisi, cerpen, novel, dan drama.
2. Menulis karangan nonsastra dengan menggunakan kosakata yang bervariasi dan efektif dalam bentuk buku harian, surat resmi, surat pribadi, pesan singkat, laporan, petunjuk, rangkuman, slogan dan poster, iklan baris, teks pidato, karya ilmiah, dan menyunting serta menulis karya sastra puisi dan drama. |
No Soal
KUNCI
|
Perhatikan Teks Berikut…
Teh Minuman Kesehatan
Teh merupakan tanaman daerah tropis dan subtropis yang secara ilmiah dikenal dengan Camellia Sinensis. Dari kurang lebih 3000 jenis teh hasil perkawinan silang, didapatkan 3 macam teh hasil proses, yaitu teh hijau, teh oolong, dan teh hitam. Cara pengolahan teh yaitu dengan merajang daun teh dan dijemur di bawah sinar matahari sehingga mengalami perubahan kimiawi sebelum dikeringkan. Perlakuan tersebut akan menyebabkan warna daun menjadi coklat dan memberi cita rasa teh hitam yang khas. Teh hijau, jenis teh tertua, amat disukai terutama oleh masyarakat Jepang dan Cina. Di sini daun teh mengalami sedikit proses pengolahan, hanya pemanasan dan pengeringan sehingga warna hijau daun dapat dipertahankan. Sedangkan teh oolong lebih merupakan jenis peralihan antara teh hitam dan teh hijau. Ketiga jenis teh masing-masing memiliki khasiat kesehatan karena mengandung ikatan biokimia yang disebut polyfenol, termasuk di dalamnya flavonoid. Flavonoid merupakan suatu kelompok antioksidan yang secara alamiah ada di dalam sayur-sayuran, buah-buahan, dan minuman seperti teh dan anggur. Subklas polifenol meliputi flavonol, flavon, flavanon, antosianidin, katekin, dan biflavan. Turunan dari katekin seperti epi-cathecin (EC), epigallo-cathecin (EGC), epigallo-cathecin gallate (EGCg), dan quercetin umumnya ditemukan di dalam teh. EGCg dan quercetin merupakan anti oksidan kuat dengan kekuatan hingga 4-5 kali lebih tinggi dibandingkan vitamin E dan C yang juga merupakan antioksidan potensial. Antioksidan diketahui mampu menghindarkan sel dari kerusakan mengingat setiap kerusakan sel akan menyumbang lebih dari 50 penyakit. Teh hijau mengandung EGCg, demikian juga teh hitam, demikian dikatakan seorang ahli biokimia. Dalam sebuah studi yang dilakukan peneliti Belanda menyebutkan, mengkonsumsi 4-5 cangkir teh hitam setiap hari akan menurunkan resiko stroke hingga 70% dibanding dengan mereka yang mengkonsumsi teh 2 cangkir sehari atau kurang. Laporan lainnya menyebutkan lebih banyak mengkonsumsi teh hitam berhubungan dengan rendahnya kasus serangan jantung. John Folts, Direktur Sekolah Medis, Pusat Penelitian dan Pencegahan Arteri Trombosis, Universitas Wisconsin, AS menemukan kunci khasiat dalam teh yaitu flavonoid. Hasil penelitiannya menunjukkan, flavonoid dalam teh hitam mampu menghambat penggumpalan sel-sel platelet darah sehingga mencegah penyumbatan pembuluh darah pada penyakit hantung koroner dan stroke. Studi lain menyebutkan bahwa peminum teh fanatik memiliki kadar kolesterol dan tekanan darah yang rendah, meskipun masih belum jelas apakah semuanya itu langsung disebabkan karena teh. Para peneliti di Universitas Case Western Reserve, Cleveland, AS menemukan pengaruh penggunaan teh hijau pada kulit hingga 90 %. Ternyata teh sangat efektif melindungi kulit dari sinar matahari yang dapat mengakibatkan kanker kulit. Teh juga diketahui mengandung fluoride yang dapat menguatkan email gigi dan membantu mencegah kerusakan gigi. Dalam suatu studi laboratorium di Jepang, para ahli menemukan bahwa teh membantu mencegah pembentukan plak gigi dan membunuh bakteri mulut penyebab pembengkakan gusi. Penelitian di Jepang menunjukkan, daerah penghasil teh yang pendudukanya terkenal sebagai peminum teh fanatik, sangat rendah angka kematiannya yang disebabkan oleh kanker. Hasil studi lainnya, dilakukan kerjasama antara tim peneliti Oguni dan pusat penelitian kanker di Beijing untuk mempelajari pengaruh ekstrak teh hijau pada tikus yang telah diberi ransum makanan karsinogenik (zat pemicu kanker). Dilaporkan, angka rata-rata kanker pada tikus yang memperoleh ekstrak teh hijau setengah dari tikus yang tidak memperoleh ekstrak teh hijau. Para peneliti yakin bahwa polifenol yang dikenal sebagai cathecin yang terdapat pada teh hijau, membantu tubuh manusia melawan sel kanker. Studi lainnya dilakukan oleh Oguni dan Dr. Masami Yamada dari Hamamatsu Medical Center menemukan cathecin membunuh Helicobator pylori, bakteri pemicu kanker lambung. Sumber: vivanews.com
DAFTAR KECEPATAN MEMBACA
Pertanyaan:
I. Jawablah Latihan di bawah ini!
1. Nama ilmiah dari teh adalah…. A. Camellia Sinensis B. Oriza Sativa C. Phalaenopsis amabilis D. Eugenia aquea
2. Apa saja macam-macam teh hasil dari proses persilangan? A. Teh putih dan teh coklat. B. Teh hijau, teh oolong, dan teh hitam. C. Teh putih, teh hijau, dan teh hitam. D. Teh hijau dan teh coklat.
3. Teh hijau amat disukai oleh…. A. Masyarakat Afrika Utara B. Masyarakat Libya C. Masyarakat Hongkong D. Masyarakat Jepang dan China
4. Suatu kelompok antioksidan yang secara alamiah ada di dalam sayur-sayuran, buah-buahan, dan minuman seperti teh dan angguradalah…. A. Kafein B. Polyfenol C. Flavonoid D. Oksigen
5. Manfaat antioksidan antara lain…. A. Melindungi kulit dari sinar Ultraviolet. B. Mampu menghindarkan sel dari kerusakan mengingat setiap kerusakan sel akan menyumbang lebih dari 50 penyakit. C. Menghancurkan sel kanker. D. Membantu mencegah pembentukan plak gigi dan membunuh bakteri mulut penyebab pembengkakan gusi.
6. Teh hijau dan teh hitam mengandung…. A. EGCg B. CO2 C. H2O D. O2
7. Cathecin bermanfaat untuk…. A. Mencegah pembentukan plak gigi. B. Melawan sel kanker. C. Melindungi kulit dari sinar UV. D. Membunuh bakteri penyebab pembengkakan gusi.
8. Cathecin juga bermanfaat untuk membunuh…. A. Membunuh bakteri Esericia Colli. B. Kuman penyakit. C. Bakteri yang ada di usus. D. Membunuh Helicobator pylori, bakteri pemicu kanker lambung.
9. Manfaat teh antara lain…. A. Memutihkan kulit. B. Efektif melindungi kulit dari sinar matahari yang dapat mengakibatkan kanker kulit. C. Membunuh kuman penyakit. D. Membersihkan tubuh manusia.
10. Dalam sebuah studi yang dilakukan peneliti Belanda, teh hitam dapat menurunkan resiko stroke hingga 70% jika…. A. Diminum 4-5 cangkir sehari. B. Diminum secangkir setiap hari. C. Diminum 2 cangkir setiap hari. D. Diminum 2 gelas setiap pagi.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| KOMPETENSI DASAR | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 3.2 Menyimpulkan isi bacaan setelah membaca cepat 200 kata per menit | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| INDIKATOR SOAL | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Siswa disajikan wacana, siswa dapat menjawan 75 % pertanyaan berdasarkan wacana |
Tanggapan Penelaah Soal : Keputusan : ( ) Diterima tanpa perbaikan Penulis Soal
( ) Diterima dengan perbaikan
( ) Tidak diterima
Penelaah Soal : ……………………… Tanda Tangan Penelaah Soal : ……. Prito Windiarto, S.Pd.
NBM NBM 119 23 58
PEDOMAN PENSKORAN
Setiap soal betul berskor 10
Jika seluruh soal dijawab betul 10 x 10 maka nilainya 100
SOAL
Perhatikan Teks Berikut…
Teh Minuman Kesehatan
Teh merupakan tanaman daerah tropis dan subtropis yang secara ilmiah dikenal dengan Camellia Sinensis. Dari kurang lebih 3000 jenis teh hasil perkawinan silang, didapatkan 3 macam teh hasil proses, yaitu teh hijau, teh oolong, dan teh hitam. Cara pengolahan teh yaitu dengan merajang daun teh dan dijemur di bawah sinar matahari sehingga mengalami perubahan kimiawi sebelum dikeringkan. Perlakuan tersebut akan menyebabkan warna daun menjadi coklat dan memberi cita rasa teh hitam yang khas.
Teh hijau, jenis teh tertua, amat disukai terutama oleh masyarakat Jepang dan Cina. Di sini daun teh mengalami sedikit proses pengolahan, hanya pemanasan dan pengeringan sehingga warna hijau daun dapat dipertahankan. Sedangkan teh oolong lebih merupakan jenis peralihan antara teh hitam dan teh hijau. Ketiga jenis teh masing-masing memiliki khasiat kesehatan karena mengandung ikatan biokimia yang disebut polyfenol, termasuk di dalamnya flavonoid. Flavonoid merupakan suatu kelompok antioksidan yang secara alamiah ada di dalam sayur-sayuran, buah-buahan, dan minuman seperti teh dan anggur.
Subklas polifenol meliputi flavonol, flavon, flavanon, antosianidin, katekin, dan biflavan. Turunan dari katekin seperti epi-cathecin (EC), epigallo-cathecin (EGC), epigallo-cathecin gallate (EGCg), dan quercetin umumnya ditemukan di dalam teh. EGCg dan quercetin merupakan anti oksidan kuat dengan kekuatan hingga 4-5 kali lebih tinggi dibandingkan vitamin E dan C yang juga merupakan antioksidan potensial. Antioksidan diketahui mampu menghindarkan sel dari kerusakan mengingat setiap kerusakan sel akan menyumbang lebih dari 50 penyakit.
Teh hijau mengandung EGCg, demikian juga teh hitam, demikian dikatakan seorang ahli biokimia. Dalam sebuah studi yang dilakukan peneliti Belanda menyebutkan, mengkonsumsi 4-5 cangkir teh hitam setiap hari akan menurunkan resiko stroke hingga 70% dibanding dengan mereka yang mengkonsumsi teh 2 cangkir sehari atau kurang. Laporan lainnya menyebutkan lebih banyak mengkonsumsi teh hitam berhubungan dengan rendahnya kasus serangan jantung. John Folts, Direktur Sekolah Medis, Pusat Penelitian dan Pencegahan Arteri Trombosis, Universitas Wisconsin, AS menemukan kunci khasiat dalam teh yaitu flavonoid. Hasil penelitiannya menunjukkan, flavonoid dalam teh hitam mampu menghambat penggumpalan sel-sel platelet darah sehingga mencegah penyumbatan pembuluh darah pada penyakit hantung koroner dan stroke. Studi lain menyebutkan bahwa peminum teh fanatik memiliki kadar kolesterol dan tekanan darah yang rendah, meskipun masih belum jelas apakah semuanya itu langsung disebabkan karena teh.
Para peneliti di Universitas Case Western Reserve, Cleveland, AS menemukan pengaruh penggunaan teh hijau pada kulit hingga 90 %. Ternyata teh sangat efektif melindungi kulit dari sinar matahari yang dapat mengakibatkan kanker kulit. Teh juga diketahui mengandung fluoride yang dapat menguatkan email gigi dan membantu mencegah kerusakan gigi. Dalam suatu studi laboratorium di Jepang, para ahli menemukan bahwa teh membantu mencegah pembentukan plak gigi dan membunuh bakteri mulut penyebab pembengkakan gusi.
Penelitian di Jepang menunjukkan, daerah penghasil teh yang pendudukanya terkenal sebagai peminum teh fanatik, sangat rendah angka kematiannya yang disebabkan oleh kanker. Hasil studi lainnya, dilakukan kerjasama antara tim peneliti Oguni dan pusat penelitian kanker di Beijing untuk mempelajari pengaruh ekstrak teh hijau pada tikus yang telah diberi ransum makanan karsinogenik (zat pemicu kanker). Dilaporkan, angka rata-rata kanker pada tikus yang memperoleh ekstrak teh hijau setengah dari tikus yang tidak memperoleh ekstrak teh hijau.
Para peneliti yakin bahwa polifenol yang dikenal sebagai cathecin yang terdapat pada teh hijau, membantu tubuh manusia melawan sel kanker. Studi lainnya dilakukan oleh Oguni dan Dr. Masami Yamada dari Hamamatsu Medical Center menemukan cathecin membunuh Helicobator pylori, bakteri pemicu kanker lambung.
Sumber: vivanews.com
DAFTAR KECEPATAN MEMBACA
| Waktu yang diperlukan | Kecepatan Membaca |
| 60 detik | 640 kata/menit |
| 70 detik | 548 kata/menit |
| 80 detik | 480 kata/menit |
| 90 detik | 426 kata/menit |
| 100 detik | 384 kata/menit |
| 110 detik | 349 kata/menit |
| 120 detik | 320 kata/menit |
| 130 detik | 295 kata/menit |
| 140 detik | 274 kata/menit |
| 150 detik | 256 kata/menit |
| 160 detik | 240 kata/menit |
| 170 detik | 226 kata/menit |
| 180 detik | 213 kata/menit |
| 190 detik | 202 kata/menit |
| 200 detik | 192 kata/menit |
Pertanyaan:
- Jawablah Latihan di bawah ini!
- Nama ilmiah dari teh adalah….
- Camellia Sinensis
- Oriza Sativa
- Phalaenopsis amabilis
- Eugenia aquea
- Apa saja macam-macam teh hasil dari proses persilangan?
- Teh putih dan teh coklat.
- Teh hijau, teh oolong, dan teh hitam.
- Teh putih, teh hijau, dan teh hitam.
- Teh hijau dan teh coklat.
- Teh hijau amat disukai oleh….
- Masyarakat Afrika Utara
- Masyarakat Libya
- Masyarakat Hongkong
- Masyarakat Jepang dan China
- Suatu kelompok antioksidan yang secara alamiah ada di dalam sayur-sayuran, buah-buahan, dan minuman seperti teh dan angguradalah….
- Kafein
- Polyfenol
- Flavonoid
- Oksigen
- Manfaat antioksidan antara lain….
- Melindungi kulit dari sinar Ultraviolet.
- Mampu menghindarkan sel dari kerusakan mengingat setiap kerusakan sel akan menyumbang lebih dari 50 penyakit.
- Menghancurkan sel kanker.
- Membantu mencegah pembentukan plak gigi dan membunuh bakteri mulut penyebab pembengkakan gusi.
- Teh hijau dan teh hitam mengandung….
- EGCg
- CO2
- H2O
- O2
- Cathecin bermanfaat untuk….
- Mencegah pembentukan plak gigi.
- Melawan sel kanker.
- Melindungi kulit dari sinar UV.
- Membunuh bakteri penyebab pembengkakan gusi.
- Cathecin juga bermanfaat untuk membunuh….
- Membunuh bakteri Esericia Colli.
- Kuman penyakit.
- Bakteri yang ada di usus.
- Membunuh Helicobator pylori, bakteri pemicu kanker lambung.
- Manfaat teh antara lain….
- Memutihkan kulit.
- Efektif melindungi kulit dari sinar matahari yang dapat mengakibatkan kanker kulit.
- Membunuh kuman penyakit.
- Membersihkan tubuh manusia.
- Dalam sebuah studi yang dilakukan peneliti Belanda, teh hitam dapat menurunkan resiko stroke hingga 70% jika….
- Diminum 4-5 cangkir sehari.
- Diminum secangkir setiap hari.
- Diminum 2 cangkir setiap hari.
- Diminum 2 gelas setiap pagi.
| Jumlah Benar | Nilai | Paraf Guru |
Sumber : http://naaherna.blogspot.co.id/2012/06/menulis-bahan-ajar-membaca-cepat-200.html
ULANGAN HARIAN
Nama : __________________________
Kelas : __________________________
SOAL
Perhatikan Teks Berikut…
Teh Minuman Kesehatan
Teh merupakan tanaman daerah tropis dan subtropis yang secara ilmiah dikenal dengan Camellia Sinensis. Dari kurang lebih 3000 jenis teh hasil perkawinan silang, didapatkan 3 macam teh hasil proses, yaitu teh hijau, teh oolong, dan teh hitam. Cara pengolahan teh yaitu dengan merajang daun teh dan dijemur di bawah sinar matahari sehingga mengalami perubahan kimiawi sebelum dikeringkan. Perlakuan tersebut akan menyebabkan warna daun menjadi coklat dan memberi cita rasa teh hitam yang khas.
Teh hijau, jenis teh tertua, amat disukai terutama oleh masyarakat Jepang dan Cina. Di sini daun teh mengalami sedikit proses pengolahan, hanya pemanasan dan pengeringan sehingga warna hijau daun dapat dipertahankan. Sedangkan teh oolong lebih merupakan jenis peralihan antara teh hitam dan teh hijau. Ketiga jenis teh masing-masing memiliki khasiat kesehatan karena mengandung ikatan biokimia yang disebut polyfenol, termasuk di dalamnya flavonoid. Flavonoid merupakan suatu kelompok antioksidan yang secara alamiah ada di dalam sayur-sayuran, buah-buahan, dan minuman seperti teh dan anggur.
Subklas polifenol meliputi flavonol, flavon, flavanon, antosianidin, katekin, dan biflavan. Turunan dari katekin seperti epi-cathecin (EC), epigallo-cathecin (EGC), epigallo-cathecin gallate (EGCg), dan quercetin umumnya ditemukan di dalam teh. EGCg dan quercetin merupakan anti oksidan kuat dengan kekuatan hingga 4-5 kali lebih tinggi dibandingkan vitamin E dan C yang juga merupakan antioksidan potensial. Antioksidan diketahui mampu menghindarkan sel dari kerusakan mengingat setiap kerusakan sel akan menyumbang lebih dari 50 penyakit.
Teh hijau mengandung EGCg, demikian juga teh hitam, demikian dikatakan seorang ahli biokimia. Dalam sebuah studi yang dilakukan peneliti Belanda menyebutkan, mengkonsumsi 4-5 cangkir teh hitam setiap hari akan menurunkan resiko stroke hingga 70% dibanding dengan mereka yang mengkonsumsi teh 2 cangkir sehari atau kurang. Laporan lainnya menyebutkan lebih banyak mengkonsumsi teh hitam berhubungan dengan rendahnya kasus serangan jantung. John Folts, Direktur Sekolah Medis, Pusat Penelitian dan Pencegahan Arteri Trombosis, Universitas Wisconsin, AS menemukan kunci khasiat dalam teh yaitu flavonoid. Hasil penelitiannya menunjukkan, flavonoid dalam teh hitam mampu menghambat penggumpalan sel-sel platelet darah sehingga mencegah penyumbatan pembuluh darah pada penyakit hantung koroner dan stroke. Studi lain menyebutkan bahwa peminum teh fanatik memiliki kadar kolesterol dan tekanan darah yang rendah, meskipun masih belum jelas apakah semuanya itu langsung disebabkan karena teh.
Para peneliti di Universitas Case Western Reserve, Cleveland, AS menemukan pengaruh penggunaan teh hijau pada kulit hingga 90 %. Ternyata teh sangat efektif melindungi kulit dari sinar matahari yang dapat mengakibatkan kanker kulit. Teh juga diketahui mengandung fluoride yang dapat menguatkan email gigi dan membantu mencegah kerusakan gigi. Dalam suatu studi laboratorium di Jepang, para ahli menemukan bahwa teh membantu mencegah pembentukan plak gigi dan membunuh bakteri mulut penyebab pembengkakan gusi.
Penelitian di Jepang menunjukkan, daerah penghasil teh yang pendudukanya terkenal sebagai peminum teh fanatik, sangat rendah angka kematiannya yang disebabkan oleh kanker. Hasil studi lainnya, dilakukan kerjasama antara tim peneliti Oguni dan pusat penelitian kanker di Beijing untuk mempelajari pengaruh ekstrak teh hijau pada tikus yang telah diberi ransum makanan karsinogenik (zat pemicu kanker). Dilaporkan, angka rata-rata kanker pada tikus yang memperoleh ekstrak teh hijau setengah dari tikus yang tidak memperoleh ekstrak teh hijau.
Para peneliti yakin bahwa polifenol yang dikenal sebagai cathecin yang terdapat pada teh hijau, membantu tubuh manusia melawan sel kanker. Studi lainnya dilakukan oleh Oguni dan Dr. Masami Yamada dari Hamamatsu Medical Center menemukan cathecin membunuh Helicobator pylori, bakteri pemicu kanker lambung.
Sumber: vivanews.com
DAFTAR KECEPATAN MEMBACA
| Waktu yang diperlukan | Kecepatan Membaca |
| 60 detik | 640 kata/menit |
| 70 detik | 548 kata/menit |
| 80 detik | 480 kata/menit |
| 90 detik | 426 kata/menit |
| 100 detik | 384 kata/menit |
| 110 detik | 349 kata/menit |
| 120 detik | 320 kata/menit |
| 130 detik | 295 kata/menit |
| 140 detik | 274 kata/menit |
| 150 detik | 256 kata/menit |
| 160 detik | 240 kata/menit |
| 170 detik | 226 kata/menit |
| 180 detik | 213 kata/menit |
| 190 detik | 202 kata/menit |
| 200 detik | 192 kata/menit |
Pertanyaan:
- Jawablah Latihan di bawah ini!
- Nama ilmiah dari teh adalah….
- Camellia Sinensis
- Oriza Sativa
- Phalaenopsis amabilis
- Eugenia aquea
- Apa saja macam-macam teh hasil dari proses persilangan?
- Teh putih dan teh coklat.
- Teh hijau, teh oolong, dan teh hitam.
- Teh putih, teh hijau, dan teh hitam.
- Teh hijau dan teh coklat.
- Teh hijau amat disukai oleh….
- Masyarakat Afrika Utara
- Masyarakat Libya
- Masyarakat Hongkong
- Masyarakat Jepang dan China
- Suatu kelompok antioksidan yang secara alamiah ada di dalam sayur-sayuran, buah-buahan, dan minuman seperti teh dan angguradalah….
- Kafein
- Polyfenol
- Flavonoid
- Oksigen
- Manfaat antioksidan antara lain….
- Melindungi kulit dari sinar Ultraviolet.
- Mampu menghindarkan sel dari kerusakan mengingat setiap kerusakan sel akan menyumbang lebih dari 50 penyakit.
- Menghancurkan sel kanker.
- Membantu mencegah pembentukan plak gigi dan membunuh bakteri mulut penyebab pembengkakan gusi.
- Teh hijau dan teh hitam mengandung….
- EGCg
- CO2
- H2O
- O2
- Cathecin bermanfaat untuk….
- Mencegah pembentukan plak gigi.
- Melawan sel kanker.
- Melindungi kulit dari sinar UV.
- Membunuh bakteri penyebab pembengkakan gusi.
- Cathecin juga bermanfaat untuk membunuh….
- Membunuh bakteri Esericia Colli.
- Kuman penyakit.
- Bakteri yang ada di usus.
- Membunuh Helicobator pylori, bakteri pemicu kanker lambung.
- Manfaat teh antara lain….
- Memutihkan kulit.
- Efektif melindungi kulit dari sinar matahari yang dapat mengakibatkan kanker kulit.
- Membunuh kuman penyakit.
- Membersihkan tubuh manusia.
- Dalam sebuah studi yang dilakukan peneliti Belanda, teh hitam dapat menurunkan resiko stroke hingga 70% jika….
- Diminum 4-5 cangkir sehari.
- Diminum secangkir setiap hari.
- Diminum 2 cangkir setiap hari.
- Diminum 2 gelas setiap pagi.
| Jumlah Benar | Nilai | Paraf Guru |
Jangan lupa bantu share ya…
Demikianlah perangkat Ulangan Harian Bahasa Indonesia Kelas 7 SMP Menyimpulkan Isi Bacaan Setelah Membaca Cepat 200 Kata Per Menit

